Membangun Jaringan tanpa harddisk dengan “THINSTATION”
April 6, 2009 at 10:09 am 1 comment
Thinstation adalah open source “thin client” operating system dan beberapa program yang memungkinkan komputer client terhubung ke server melalui jaringan. Thinstation dibuat berdasarkan linux, tapi user mungkin tidak akan melihat linux sama sekali jika dihubungkan secara langsung dengan Microsoft Windows Server, Cintrix server atau Unix server! User akan merasa terhubung langsung dengan server. Thinstation juga mendukung MS Windows-only enviroment dan tidak membutuhkan pengetahuan Unix/Linux.
Thinstation tidak memerlukan memory internal ( hd, cdrom . . . floppy drive hanya dibutuhkan saat booting, tapi dapat digantikan dengan ROM yang terdapat pada kartu jaringan), karena semua yang dibutuhkan (boot image) akan di ambil dari jaringan dan disimpan di RAM.
Prosedur booting thin client :
- Booting menggunakan floppy disk atau Network card.
- Mencari DHCP server dari jaringan untuk mendapatkan :
o IP address untuk thin client sendiri.
o IP address dari TFTP server untuk download boot image.
o Nama dari boot image.
- Download boot image dari TFTP server .
- Download configurasi file.
- Memulai terminal server.
Perlengkapan yang dibutuhkan :
Windows NT/2000/2003 server disisi server.
Komputer client dengan spesifikasi :
- Processor x86
- RAM : 16 MB. 32 MB recommended.
- Network : 10/100 mbps network card (mendukung kernel 2.4.x). + boot ROM dengan standart PXE untuk booting tanpa disket.
- Mouse : Serial, PS/2, USB.
Untuk mendapatkan aplikasi “THINSTATION” yaitu ‘Prebuilt image’ file (Thinstation-2.0.2-prebuilt-NetBoot.zip) silakan download disini
Dan untuk mengetahui Tutorial lebih lengkapnya silakan klik disini.
Jangan lupa comment’a ea….
Entry filed under: Jaringan. Tags: .
1.
yuda_gwntenk | April 24, 2009 at 12:37 pm
Wah asik nie Tutor’a,, ada link bwat aplikasi’a lgi…
Lmyan nie bwat bahan aku bkin tugas laporn project nie…
bwat yg punya blog nie thanx bgt ea dah ngposting Tutorial inie…